Breaking News
Loading...

Recent Post

Tuesday, 9 June 2015
no image

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS DENGAN ALAT PERAGA EDUKATIF (APE) BERBASIS BAHAN LINGKUNGAN SEKITAR

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS DENGAN ALAT PERAGA EDUKATIF (APE) BERBASIS BAHAN LINGKUNGAN SEKITAR 

Keterampilan motorik halus anak di PAUD  berdasarkan hasil penelitian dilatar belakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan rendahnya kemampuan motorik halus pada sebagian besar anak dan belum optimal karena kegiatan dirasa membosankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik halus dengan alat peraga edukatif berbasis bahan lingkungan sekitar. Permasalahan umum dalam penelitian ini adalah “Apakah pembelajaran meningkatkan keterampilan motorik halus dengan alat peraga edukatif (APE) berbasis bahan lingkungan sekitar dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak di PAUD ?”. Permasalahan tersebut dirumuskan dalam pernyataan sebagai berikut : 1) bagaimana kondisi obyektif keterampilan motorik halus anak PAUD ?; 2) bagaimana penggunaan alat peraga edukatif berbasis bahan lingkungan sekitar untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak di PAUD ?; dan 3) bagaimana penggunaan alat peraga edukatif terhadap motorik halus anak PAUD  setelah diterapkan pembelajaran meningkatkan keterampilan motorik halus dengan alat peraga edukatif (APE) berbasis bahan lingkungan sekitar.  link1, link 2, link3
no image

Meningkatkan Kemampuan Membaca Melalui Penggunaan Kartu Bergambar

Pembelajaran bidang kemampuan membaca di TK ..... hanya mengikuti pembelajaran yang disampaikan guru dan strategi pembelajaran membaca kurang bervariasi. Pembelajaran kurang memberikan kesempatan kepada anak untuk mengemukakan gagasan-gagasannya, berkaitan dengan permasalahan tersebut dipandak perlu untuk memperbaiki proses dan hasil pembelajaran membaca. Upaya yang dapat dilakukan salah satunya melalui kegiatan kartu bergambar sebagai alternatif untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan anak setelah guru menggunakan pembelajaran kegiatan membaca melalui penggunaan kartu bergambar. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. link 1, link 2 link 3
no image

PTK SMA; Meningkatkan keterampilan siswa menulis teks anekdot dengan cara menerapkan pembelajaran kooperatif tipe cooperative integrated reading and composition (CIRC) dengan menggunakan media pembelajaran komik strip

Penelitian ini berdasar dari tiga permasalahan yang terdapat pada pembelajaran memproduksi teks anekdot, yakni siswa kesulitan menemukan ide kreatif menulis sehingga waktu pembelajaran tidak efektif, penggunaan metode pembelajaran yang kurang menekankan interaksi antara sesama siswa, dan penggunaan media pembelajaran yang kurang kreatif. Penelitian ini berupaya untuk meningkatkan keterampilan siswa menulis teks anekdot dengan cara menerapkan pembelajaran kooperatif tipe cooperative integrated reading and composition (CIRC) dengan menggunakan media pembelajaran komik strip. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan di SMA. link 1, link 2, link 3
no image

PENGGUNAAN MEDIA TAYANGAN RAGAM INDONESIA DENGAN TEKNIK TRANSFORMASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUSUN TEKS TANGGAPAN DESKRIPTIF

PENGGUNAAN MEDIA TAYANGAN RAGAM INDONESIA DENGAN TEKNIK TRANSFORMASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUSUN TEKS TANGGAPAN DESKRIPTIF Penelitian Tindakan Kelas terhadap Siswa Kelas VII SMP

 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terdapat dalam pembelajaran menyusun teks tanggapan deskriptif, yaknisiswa kesulitan dalam menemukan dan mengembangkan ide atau gagasan ke dalam sebuah tulisan, siswa kurang menguasai struktur dan kaidah teks tanggapan deskriptif, serta media dan teknik pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi sehingga tidak menarik minat belajar siswa. Penelitian ini berupaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun teks tanggapan deskriptif melalui penggunaan media tayangan Ragam Indonesia dengan teknik transformasi. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). link1, link2 link3
no image

Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Penggunaan Media Gambar


 Dalam proses pembelajaran anak kurang termotivasi dan banyak anak yang tidak memperhatikan karena bermain sendiri. Hal ini di sebabkan oleh faktor proses pembelajaran yang tidak relevan dan menarik bagi anak, karena guru belum menggunakan metode pembelajaran dan media yang cocok, dalam pelaksanaannya cenderung secara klasikal juga masih berpusat pada guru, tanpa melibatkan anak secara aktif dan tanpa memperhatikan kemampuan dasar siswa yang dimilikinya baik dari segi pengetahuan, sikap dan keterampilannya. Akibatnya anak kurang aktif dan hasilnyapun kurang memuaskan Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan kreatifitas siswa dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada anak. Media yang diterapkan dalam pembelajaran ini adalah media gambar. Penelitian ini merupakan relevansi dari peneliti sebelumnya, dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada anak dengan media gambar. Setelah melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media gambar kemampuan berbicara anak mengalami peningkatan baik proses pembelajaran maupun perolehan hasil belajar. Sebagai implementasinya, dilakukan penelitian tindakan kelas pada proses pembelajaran yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan menggunakan media gambar. Teknik pengumpulan data penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, lembar observasi, lembar evaluasi, dan kamera. Data yang diperoleh dianalisis dan direfleksi dengan menggunakan metode deskripsi kualitatif.
Wednesday, 3 June 2015
no image

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMBUAT KARYA DENGAN MENERAPKAN KONSEP PERUBAHAN ENERGI GERAK MELALUI METODE INKUIRI

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMBUAT KARYA DENGAN MENERAPKAN KONSEP PERUBAHAN ENERGI GERAK MELALUI METODE INKUIRI

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswa yang belum mencapai nilai KKM sebesar 70 khususnya pada mata pelajaran IPA dengan materi perubahan energi gerak. Penerapan metode belajar yang tidak optimal dan monoton diduga menjadi salah satu indikator kurangnya keberhasilan mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah untuk mendeskripsikan rencana pembelajaran menggunakan dengan metode inkuiri pada materi perubahan energi gerak mata pelajaran IPA, mendeskripsikan pelaksanaan proses pembelajaran menggunakan metode inkuiri pada materi perubahan energi gerak mata pelajaran IPA, mendeskripsikan kemampuan siswa membuat karya dengan menggunakan metode inkuiri pada materi perubahan energi gerak mata pelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan mengadopsi model Kemmis & McTaggart melalui tiga siklus pembelajaran. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterampilan proses dan lembar penilaian produk . Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas 4
download 1 download 2 download 3

Copyright © 2013 Penelitian Tindakan Kelas dan Kependidikan All Right Reserved