Breaking News
Loading...
Sunday, 26 May 2013

PENERAPAN METODE BRAINSTORMING DAN HUBUNGANNYA DENGAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIKLAT PADA MATA PELATIHAN PERMASALAHAN SOSIAL DALAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SERTIFIKASI PEKERJA SOSIAL

Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara penerapan metode brainstorming dengan aktivitas belajar peserta diklat. Penelitian ini bertolak dari permasalahan umum: “Bagaimana hubungan antara penerapan metode brainstorming dengan aktivitas belajar peserta diklat?”. Permasalahan khusus dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana hubungan antara penerapan metode brainstorming dengan aktivitas belajar peserta diklat pada aspek minat dan perhatian pada mata pelatihan permasalahan sosial dalam pendidikan dan pelatihan sertifikasi pekerja sosial? 2) Bagaimana hubungan antara penerapan metode brainstorming dengan aktivitas belajar peserta diklat  pada aspek memberikan ide atau pendapat pada mata pelatihan permasalahan sosial dalam pendidikan dan pelatihan sertifikasi pekerja sosial? 3) Bagaimana hubungan antara penerapan metode brainstorming dengan aktivitas belajar peserta diklat pada aspek memecahkan masalah pada mata pelatihan permasalahan sosial dalam pendidikan dan pelatihan sertifikasi pekerja sosial?

Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: “penerapan metode brainstorming berhubungan secara signifikan dengan aktivitas belajar peserta diklat”.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional dan teknik pengumpulan data dengan cara menyebarkan instrument penelitian berupa angket. Penelitian ini dilaksanakan di balai besar pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial. populasi yang diambil yaitu peserta diklat sertifikasi pekerja sosial berjumlah 25 peserta diklat. Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling sebanyak 25 peserta diklat dengan Pengolahan data dan menganalisi data menggunakan statistik non parametrik dengan bantuan SPSS. Analisis korelasional menggunakan Rank Spearman.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara  penerapan metode brainstorming dengan aktivitas belajar peserta diklat, dengan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0.549 dengan taraf signifikansi untuk hipotesis umum sebesar 0.004. Penerapan metode brainstorming berhubungan dengan aktivitas belajar peserta diklat pada mata pelatihan permasalahan sosial dalam pendidikan dan pelatihan sertifikasi pekerja sosial.


Bab I
Bab II
Bab III
Bab IV
Bab V
Daftar Pustaka

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2013 Penelitian Tindakan Kelas dan Kependidikan All Right Reserved